
Cikarang, 9 Mei 2026 – Selama dua hari, tepatnya pada tanggal 8–9 Mei 2026 SD Presiden mengadakan Perjusa (Perkemahan Jumat Sabtu). lingkungan SD Presiden dipenuhi oleh tawa, semangat, dan berbagai aktivitas menarik yang melibatkan seluruh siswa. Mulai dari mengenakan kostum tokoh favorit saat Book Day, belajar menjadi penjual dan pembeli dalam Market Day, hingga menghabiskan malam bersama teman-teman dalam kegiatan Perjusa, setiap momen memberikan pengalaman yang berbeda dan menyenangkan bagi para siswa.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu karena siswa dapat belajar banyak hal melalui pengalaman langsung, bukan hanya dari buku pelajaran di dalam kelas.
Menjadi Tokoh Favorit dalam Book Day
Pagi hari dimulai dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Koridor sekolah dipenuhi siswa yang sudah bersiap menantikan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan & Arsip Kabupaten Bekasi.
Melalui Book Day, siswa diajak untuk lebih dekat dengan dunia literasi dengan cara yang menyenangkan. Mereka tidak hanya membaca buku, tetapi juga berbagi cerita dengan teman-teman yang lain terkait buku yang mereka baca .
Kegiatan ini membuat siswa lebih percaya diri untuk berbicara di depan teman-temannya sekaligus menunjukkan bahwa membaca dapat menjadi aktivitas yang seru dan penuh imajinasi.

Belajar Berjualan Lewat Market Day
Setelah menikmati rangkaian kegiatan Book Day, keseruan berlanjut dengan Market Day. Area sekolah berubah menjadi pasar mini yang ramai dengan berbagai stan makanan, minuman, dan hasil karya siswa.
Dengan penuh semangat, para siswa menawarkan produk yang mereka jual kepada teman, guru, maupun orang tua yang hadir. Ada yang bertugas menjelaskan produk, menerima pembayaran, hingga menghitung hasil penjualan bersama anggota kelompoknya.
Di balik keseruannya, Market Day mengajarkan banyak hal kepada siswa. Mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi dengan orang lain, mengelola uang, dan memahami bahwa sebuah usaha membutuhkan persiapan serta tanggung jawab.
Tidak sedikit siswa yang terlihat antusias ketika dagangan mereka habis terjual. Senyum bangga pun menghiasi wajah mereka setelah berhasil menjalankan peran sebagai “pengusaha cilik” selama sehari.

Saatnya Petualangan Dimulai: Perjusa SD Presiden 2026
Memasuki siang hari, suasana sekolah kembali berubah. Tas-tas besar mulai berdatangan dan para siswa bersiap mengikuti kegiatan Perjusa atau Perkemahan Jumat-Sabtu. Bagi sebagian siswa, ini menjadi pengalaman pertama mereka mengikuti kegiatan menginap bersama teman-teman di lingkungan sekolah. Perasaan antusias, penasaran, dan sedikit gugup terlihat bercampur menjadi satu. Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti berbagai permainan kelompok, aktivitas kebersamaan, serta tantangan yang melatih kerja sama dan kekompakan tim. Setiap kelompok saling mendukung untuk menyelesaikan tugas yang diberikan sambil membangun persahabatan yang lebih erat.
Saat malam tiba, suasana menjadi semakin hangat. Momen berkumpul bersama teman-teman, berbagi cerita, dan mengikuti kegiatan malam menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Bagi banyak siswa, inilah bagian yang paling mereka nantikan dari seluruh rangkaian Perjusa. Keesokan harinya, para siswa menutup kegiatan dengan penuh semangat dan membawa pulang banyak cerita untuk dibagikan kepada keluarga di rumah.
Belajar Tidak Selalu Harus di Dalam Kelas
Melalui Book Day, Market Day, dan Perjusa, siswa SD Presiden mendapatkan kesempatan untuk belajar dengan cara yang berbeda. Mereka belajar membaca dengan lebih menyenangkan, memahami dasar-dasar kewirausahaan melalui praktik langsung, serta melatih kemandirian dan kerja sama melalui kegiatan perkemahan. Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Terkadang, pelajaran yang paling berkesan justru hadir melalui pengalaman, tantangan, dan kebersamaan yang dialami secara langsung. Dengan semangat belajar, berbagi, dan bertualang, Perjusa SD Presiden 2026 berhasil menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga meninggalkan banyak kenangan indah bagi seluruh siswa yang terlibat.



